Dimalam yang dingin
kunang-kunang memadu kasih dengan bintang yang gemerlap
langit biru menjadi saksi ukiran kasih sayang
kelelawar ikut ceria menyaksikan indah dimalam itu
kunang-kunang memadu kasih dengan bintang yang gemerlap
langit biru menjadi saksi ukiran kasih sayang
kelelawar ikut ceria menyaksikan indah dimalam itu
Senyum di malam itu
menitikkan secercah embun ke relung hatiku
sehingga membuat jantung berdetak kencang
sekuat tenaga aku melawan agar tenang
menitikkan secercah embun ke relung hatiku
sehingga membuat jantung berdetak kencang
sekuat tenaga aku melawan agar tenang
Namun jantung ini tak dapat tenang
membuat tangan basah beku ketika menyentuh mu
mungkin engkau juga merasakan
kulihat dari raut wajah manis yang serba salah
membuat tangan basah beku ketika menyentuh mu
mungkin engkau juga merasakan
kulihat dari raut wajah manis yang serba salah
Di malam itu,
hanya rembulan bisu menyaksikan kebersamaan kita
hanya mendengarkan canda gurau tanpa berucap
rembulan bisu menjadi saksi kebahagiaan yang mungkin tak terulang
hanya rembulan bisu menyaksikan kebersamaan kita
hanya mendengarkan canda gurau tanpa berucap
rembulan bisu menjadi saksi kebahagiaan yang mungkin tak terulang
Manis ku,
esok saat kita berpisah jauh
biar rembulan yang selalu tersenyum ketika kita tatap
seperti ingin berucap “dia merindukanmu”
tapi sayang ia bisu hanya bisa tersenyum dan menatap.
esok saat kita berpisah jauh
biar rembulan yang selalu tersenyum ketika kita tatap
seperti ingin berucap “dia merindukanmu”
tapi sayang ia bisu hanya bisa tersenyum dan menatap.
Manisku, yakinlah
saat engkau menatap rembulan yang cerah
percayalah aku juga menatapnya
tersenyum, mengingat masa indah kita bersama
saat engkau menatap rembulan yang cerah
percayalah aku juga menatapnya
tersenyum, mengingat masa indah kita bersama
@kamarputih,2014
08;06 PM
cahaya
08;06 PM
cahaya
.jpg)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar