BALIM

gemuruh hati yang terhimpit
deru-menderu saling berbalas
suasana berubah menjadi tabu
tidak menyenangkan disetiap gerak langkah
awang-awang tersorot kosong
tiada makna yang lahir berwarna

biar kan lah,
sumilir panas menyembur ke dalam tubuh
karna kipas dunia tidak dapat mendinginkan
raga tersengat api dari dalam hati

keyakinan telah tumbuh
namun surut kembali
mengikuti alur yang tiada pasti
skenario dunia tergores oleh kekosongan

balim
suatu saat nanti
daku datang dengan jiwa yang lebih dingin
karna hembusan demi hembusan angin
tusukan kata-kata menerobos relung hati
membuat daku lebih mengerti akan perjalanan

balim
tenang lah disana
ketenangan membawa kedamaian dan kebahagian


Tidak ada komentar:

Posting Komentar