MALAM BERLUMURAN ANGAN-ANGAN

Saat ku ulang pacuan kuda kehidupan ku
Aku binggung kemana langkah pena ku akan berhenti
Menelusuri mimpi-mimpi yang telah ku ukir dibatu prasasti
Mengikuti jejak khairul anwar sampai ke habiburrahman

 Ku tekuni tarian ballet tangan ku
Menjajahi panggung dunia diatas kertas
Ribuan pulau terbentang cerita telah ku taklukkan

Namun,
Goresan pemerintahan jajahanku
Tak seindah tarian pena yang telah ku ukir
Hanya setitik kata yang terungkap
Dari hati yang gelisah

@kubus asmara, 2011
M.Irfan Rosyadi
Mahasiswa Ilmu Ekonomi


Tidak ada komentar:

Posting Komentar