UNTAIAN JIWA

Dalam dinginnya angin subuh
Ku terbangun dalam lelap tidur ku
Tanpa kaki yang berguna untuk jalan mu
Tanpa tangan yang tak mengabdi kepada mu
Hanya dengan hati kecil ku
Ku serahkan seluruh jiwa raga ku
Kepada mu ya rab
Ku tangkap merdunya irama lafazmu
Menerobos sahdu, lalu bersemayan di indra pendengar ku

Ya rab
Lafaz itu menggetarkan detak jantung ku
Yang memompa seluruh darah raga ku
Seketika tubuh ku menggigil
Bola mata ku mencucurkan embun suci
Hingga berderai-derai di tempat sujud ku
Kepala tertunduk, merintih karna dosa yang berlimpah di tubuh ku

Ya rab
Deraian embun suci menjadi saksi
Rintihan tangis ku menjadi bukti
Akan kelemahan dalam jiwa raga hamba mu
Jernihnya air mata ku
Tak kan bisa mencuci dosa dalam raga yang hina ini

Karya; m. irfan rasyadi
Seorang Insah yang hina

Tidak ada komentar:

Posting Komentar