BILA DISINI

pagi menyembah mentari
semilir dingin nya kota ku rindu
seonggok kenangan bersama telah berlalu

angin bertiup menerbangkan guguran daun
melayang hingga berpijak
nasib berhembus diperantauan

mengukir mimpi
melawan dan terus melawan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar