PENGORBANAN DEMI SEBUAH HARAPAN

sunyinya malam nan pekat
embun memberikan aura kesejukan
hembusan angin menerbangkan bitiran-butiran mutiara putih
bertaburan partikel suci dari angkasa

kala itu lah perjuangan menanti sebuh harapan
hingga terdengar tangisan mahluk suci
keluar dari selaput penuh darah
hembusan nafas pertama memberikan secercah harapan
aliran air mata kebahagiaan tidak terbendung
dari sudut kornea seorang bidadari

di titik kebahagiaan yang membuncah
hadirnya seorang buah hati yang telah lama di nanti
dengan penuh harap terlantun kalimat azan dari bibir yang gemetar

ayah bunda
terimakasih atas belaian tulus yang engkau berikan
hingga daku tumbuh dengan harapan yang telah engkau tanam

kini daku mengarungi samudera amanah
dengan doa yang slalu terlantun
menggema di dalam hati
semoga harapan tercapai
mutiara kemilau akan engkau raih
bahagia lah ayah bunda
dengan cahaya yang akan bersinar

                                                      

terimakasih ayah bunda
11 januari 2014
00.55 WIB
hari kelahiranku.
harapan ayah dan ibu


Tidak ada komentar:

Posting Komentar