Duri dipelupuk mata
Kenapa selalu ada disetiap keberutalan menjelma ?
Selalu menghadang tanpa aba-aba
Duri dipelupuk mata
Datang tanpa kata-kata
Menjelma berbagai bentuk rupa
Duri dipelupuk mata
Membeludakkan partikel-partikel alam
Hingga menumbuhkan rasa perih didada
Melimpahkan butiran-butiran embun suci
Duri dipelupuk mata
Kini tinggallah seluit-seluit,
Dan puing-puing yang tak berdosa
Semua hancur berantakan sia-sia
Kenapa semua ini terlimpah ?
Apakah karna keberutalan manusia yang tiada tara ?
Atau kah,
Hanya semboyan peringatan untuk kita
M,irfan rosyadi
“Keterbatasan ku membuat aku semakin berani menerobos tembok
dunia”
Tidak ada komentar:
Posting Komentar