Saat ku tatap surat emas
Yang melayang menelusuri ranah
perantauan ku
Nan jauh di ufuk sebrang
Setiap kata kau susun dengan
titisan air mata
Yang tercurah lewat jiwa kerinduan
mu
Maaf kan aku kasih
Jauh melangkah dari sisi mu
Membuat jiwa terselimut kerinduan
setiap waktu
Hanya seutas kata sayang yang tak
kan pernah pudah untuk mu
Sebagai pengganti diri nan jauh
Kutitipkan ungkapan hati lewat
angin,,,,
Karya; m.irfan rosyadi
Rumah asmara, 12 juni 2011
.jpg)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar