Aku ingin menyelami samudra sampai kedasar laut
Akan ku cari keberadaan mu di sela-sela batu karang
Ku telusuri palung laut sampai kepangkal-pangkalnya
Di manakah kau berada ?
Akan ku arungi ruang angkasa dengan jet terhebat yang aku
punya
Ribuan kamera terpampang di setiap sudut jet yang ku naiki
Berhari-hari, hingga lelah raga ini tak terkendali
Lingkaran hitam, pucat pasi menghiasi wajah ku
Di manakah kau berada ?
Disini juga kau tak ku jumpai
Kemakah harus aku pergi ?
Ah,,,,,
aku letih, nyawa dalam raga telah di ujung tombak
aku tidak tahu harus kemana lagi, seisi bumi telah habis ku
jelajahi
ruang angkasa telah rata ku telusuri, aku muak dengan
meteor-meteor yang bersinar
semua harapan ku sirna, kau tetap tak ku temui
di manakah kau berada ?
“aku selalu ada, walaupun kau tak pernah menganggap aku
ada” suara hati kecil ku
Detak jantung melemah. “ashaduallailahaillaallah wa
ashaduanna muhammadarrosulullah”
Lisan ku mengucap, apa yang tidak pernah aku mengerti.
Terowongan asmara, 11 oktober 2011
Saat kegundahan menjelma. jam 10.53
.jpg)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar