Banyak debu bertebaran
berat untuk di pendam
menempel dalam diri
yang lusuh tanpa memilih
Jalan lurus terbentang
memberikan obsi kehidupan
warna warni yang
tergambar membingungkan
pilihan yang ada tidak
sesuai dengan keinginan
terkadang keinginan melenceng
kodrat dari awan
gambaran yang
terbentang tentang diri menipu
tidak semua itu salah
dan benar
prasasti kebajikan akan
tertutup oleh tebaran debu
paradigma kebajikan
akan tumbuh dengan bukti outentik
nanti, pada waktunya
akan hadir fenomena refolusi diri
setiap detik bergerak
menuju kesucian abadi
dengung gong kematian
menghantarkan sinar kebahagiaan
senyuman alam semesta
sebagai bukti hanyat termaafkan
M. Irfan Rosyadi
“diri yang membutuhkan
maaf penuh kasih”
11:36 PM
12/10/2014

Tidak ada komentar:
Posting Komentar