Setitik cahaya hadir di
kejauhan samudera
Mata terkoneksi dari
sudut pulau keresahan
Selangkah maju untuk
mendekat. Sangat pelan
Kepastian langkah
memudarkan keraguan jiwa
Cahaya semakin cerah
walau raga di goyah angin
Setapak demi setapak meninggalkan
jejak
Makna tersirat kini
hampir terlihat
Yakin memantapkan jiwa
dengan pilihan terus melangkah
Naluri mengalahkan
benak dan kenyataan
Bayangan telah lalu
tetap terlihat menyorot
Langkah terhenti
menyadarkan tentang kenyataan
Kaki terborgol hilang
dalam pikiran. Terhenti
Namun, keinginan
membuncah. Menggebu-gebu
Uluran tangan telah
merasakan pancaran cahaya
Jejak tak bisa di
tinggalkan lagi
Tangan dan kaki berada
di posisi yang berbeda. Benak dan jiwa berkelahi
M. Irfan Rosyadi
“keinginan mengganggu
ketenangan”
12.52 AM
12/11/2014

Tidak ada komentar:
Posting Komentar